Daerah  

Sarasehan Sora Bandung Barat: Menguji Janji, Membaca Realita, dan Merumuskan Arah Baru Pembangunan

banner 468x60

SIP News, Bandung Barat — Gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat menjadi saksi digelarnya ajang “Sarasehan Sora Bandung Barat” pada Sabtu, 7 November 2026. Mengusung tema “Menguji Janji, Membaca Realita, Merumuskan Arah Baru Pembangunan Bandung Barat”, forum dialog warga ini diselenggarakan sebagai wadah penyampaian aspirasi atas tersumbatnya komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Sarasehan ini diinisiasi dari kegelisahan para tokoh masyarakat, pemuda, organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, hingga elemen mahasiswa dan pelajar. Mereka menilai bahwa selama ini ruang komunikasi langsung dengan Penjabat (Pj) Bupati untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesah sangat minim dan terkesan sulit ditembus.

Saluran Aspirasi di Tengah Tersumbatnya Komunikasi
Perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa forum sarasehan publik ini hadir sebagai solusi atas sulitnya membangun komunikasi langsung secara tatap muka dengan pimpinan daerah.

Melalui media diskusi terbuka ini, seluruh komponen masyarakat diberikan ruang bebas untuk berekspresi, menyampaikan evaluasi terhadap janji-janji politik kampanye yang dinilai belum terealisasi secara optimal, serta mengkritisi implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, menggenjot pembangunan infrastruktur, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak nyata bagi seluruh warga Bandung Barat.

Mengenang Kepemimpinan Masa Lalu
Dalam diskusi tersebut, peserta turut menyoroti pola komunikasi kepemimpinan masa lalu, seperti pada era almarhum Abuya Abubakar, yang dinilai sangat piawai merangkul seluruh stakeholder. Kala itu, agenda pertemuan bulanan rutin digelar bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga pemuda.

Sebaliknya, kondisi saat ini dinilai menciptakan kendala birokrasi. Keluhan yang disampaikan kepada Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), maupun DPRD sering kali tertahan dengan alasan harus “menunggu instruksi Bupati”. Akibat tersumbatnya alur komunikasi ini, penyelesaian berbagai permasalahan krusial di tengah masyarakat menjadi lambat.

Output Recommendation untuk Perencanaan Anggaran 2027
Dari hasil jaring aspirasi seluruh elemen dan organisasi yang hadir, pihak penyelenggara akan merumuskan poin-poin rekomendasi konkret untuk diserahkan langsung kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat.
Langkah ini dinilai sangat strategis mengingat pemerintah daerah akan segera memasuki tahapan penyusunan dan perencanaan anggaran tahun 2027.

Rekomendasi dari Sarasehan Sora Bandung Barat diharapkan dapat masuk serta menjadi bahan masukan prioritas dalam penyusunan program kerja pemda ke depan.

“Red”

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *