SIP News, Bandung Barat – Menyambut peringatan Hari Rabies Sedunia yang jatuh pada 28 September 2026, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat meluncurkan sejumlah langkah nyata demi mewujudkan wilayah bebas rabies. Salah satunya adalah pemberian vaksinasi rabies gratis dengan sasaran sebanyak 2.000 dosis.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan KBB, drh. Wiwin Aprianti, M.Si., menjelaskan peringatan tahun ini mengusung tema “Stronger Together — Satu Tujuan, Banyak Peran, Satu Gerakan Bersama”. Tema ini menegaskan bahwa terbebas dari rabies hanya bisa dicapai jika semua pihak — pemerintah, tenaga medis hewan, tenaga kesehatan, komunitas, hingga masyarakat luas — bersatu padu. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, membawa dampak nyata.

Berbagai kegiatan telah digelar dan masih berlangsung, antara lain:
✅ Vaksinasi Rabies Gratis
Dilaksanakan di sejumlah titik, melibatkan dokter hewan dari klinik swasta, mitra kerja, serta komunitas di lingkungan perumahan se-KBB. Hingga kini kegiatan masih berjalan. Syarat hewan divaksin:
– Dalam keadaan sehat
– Usia minimal 4 bulan
– Tidak sedang bunting
✅ Program Sterilisasi Kucing Bersubsidi
Disediakan kuota 200 ekor (100 jantan, 100 betina). Mulai awal September 2026 di:
– Klinik Hewan Campaka Mekar 📞 0812-2116-2676
– Klinik Hewan Cisarua 📞 0821-2050-0301
Biaya subsidi: Jantan Rp185.000 | Betina Rp260.000
Syarat: Sehat, usia minimal 7 bulan, jantan kedua testis sudah turun, betina tidak bunting / minimal 1,5 bulan pasca melahirkan, serta puasa 8 jam sebelum tindakan.
✅ Penanganan Cepat Kasus Gigitan Hewan
Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan KBB dan kader pengawas penyakit hewan di setiap desa untuk merespons cepat jika terjadi kasus gigitan hewan penular rabies.
✅ Penyebaran Informasi Lewat Media Sosial
Berupa siaran langsung dan obrolan santai di Instagram dengan tema “Satu Tujuan” untuk memperluas pemahaman masyarakat soal pencegahan rabies.

Wiwin juga mengingatkan warga agar rutin memvaksinasi hewan peliharaan — anjing, kucing, musang, maupun monyet — setiap tahun. Hewan peliharaan sebaiknya tidak dibiarkan berkeliaran bebas guna menekan risiko penularan.
“Jangan remehkan luka gigitan hewan. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencuci luka dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit, lalu segera bawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan vaksin anti-rabies,” tegasnya.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas setempat jika menemukan hewan yang menggigit atau menunjukkan gejala rabies, agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.
(Aad Subarja)



