SIP News, Bandung Barat – Pemerintah Desa Bojong Haleuang, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, melaksanakan penyaluran bantuan sosial (bansos) pangan yang merupakan kerja sama antara Badan Ketahanan Pangan Nasional dan Perum Bulog. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Desa Bojong Haleuang pada Senin (13/4).
Penyaluran kali ini mencakup bantuan untuk periode bulan Februari dan Maret 2026. Sebanyak 555 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan. Setiap penerima mendapatkan dua karung beras dengan berat masing-masing 10 kilogram dan dua kantong minyak goreng dengan isi masing-masing 2 liter.

Menurut Erlin Marlina, staf bagian Keuangan Desa Bojong Haleuang, penyaluran berjalan dengan tertib. Ia menyampaikan bahwa bantuan disesuaikan dengan data yang telah ditetapkan. “Secara total, penyaluran kali ini mencapai jumlah yang signifikan. Tidak ada sisa bantuan karena jumlahnya sudah disesuaikan dengan daftar penerima yang ada,” ujarnya.
Erlin menjelaskan, pihaknya membagikan data kepada pengurus RT, RW, dan kader setempat untuk diverifikasi. Jika ditemukan warga penerima yang meninggal dunia atau pindah alamat, maka penggantinya diambil dari daftar data cadangan yang telah disiapkan oleh pihak terkait.
“Kita tidak bisa sembarangan menentukan penerima baru meskipun tahu ada warga yang layak. Kita wajib mendahulukan data pengganti yang sudah ditetapkan dari pusat. Jika dari data cadangan sudah terpenuhi namun masih ada sisa kuota, barulah kebijakan dikembalikan ke desa untuk disalurkan kepada warga yang layak melalui musyawarah bersama pengurus wilayah,” jelas Erlin
Proses verifikasi dilakukan secara bertahap. Pihak desa akan mencatat data penerima yang belum hadir, kemudian memeriksa penyebabnya, apakah karena meninggal dunia atau pindah tempat tinggal. Jika tidak ada nama pengganti di dalam daftar resmi, maka desa akan menetapkan penerima pengganti di wilayah yang sama.
“Bagi penerima pengganti yang menyusul kemudian, tetap harus melengkapi persyaratan yang sama seperti membawa Kartu Keluarga dan KTP asli agar administrasi tetap rapi dan tercatat dengan baik,” tambahnya.
Pemerintah desa berkomitmen memastikan setiap bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi warga yang membutuhkan.
Aad Subarja



