SIP News, Bandung Barat – Minggu 31 Mei 2026 bertempat di Bumi Sunda Cihanjuang Bandung Barat suasana khidmat sekaligus penuh kehangatan menyelimuti perayaan ulang tahun ke 77 tahun Dr. Danial Malik Hadibrata, Sp.PK., M.M., yang digelar baru-baru ini. Momentum istimewa ini tidak sekadar menjadi perayaan hari lahir, melainkan juga menjadi ajang silaturahmi akbar yang mempertemukan berbagai tokoh lintas sektor, mulai dari pimpinan partai politik, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga pemuka agama.

Hadir dalam acara tersebut mantan Ketua DPW PAN Jawa Barat, A. Dibjen, Rektor Universitas Trisakti, serta jajaran kolega dan sahabat karib. Sepanjang acara, Dr. Danial tampak didampingi dengan setia oleh sang istri tercinta, Nina Sulaswati. Acara inti diisi dengan pemaparan mendalam mengenai riwayat hidup dan perjalanan karier panjang sang dokter yang sarat akan kontribusi bagi masyarakat.
Berikut adalah kilas balik rekam jejak dan perjuangan 77 tahun DR. Danial Malik Hadibrata yang terbagi dalam berbagai bidang:
1. Dedikasi di Bidang Kesehatan dan Manajemen Rumah Sakit
Perjalanan profesional DR. Danial di dunia medis bermula sejak tahun 1989, di mana beliau mengabdi sebagai dokter di beberapa instansi besar seperti PTPN, PLN, dan Kimia Farma.
Komitmennya dalam mutu pelayanan kesehatan terbukti lewat kiprahnya selama 20 tahun hingga sekarang sebagai Surveyor Rumah Sakit, Klinik, dan Puskesmas. Di lingkungan Muhammadiyah, beliau juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) dan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Karier manajemen rumah sakitnya pun sangat cemerlang, di antaranya:
10 tahun menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung (RSMB).
2 tahun menjabat sebagai Wakil Direktur RS Santosa.
Sejarah Pembangunan RSMB

Dalam pemaparan riwayat hidupnya, dikisahkan kembali sejarah penting pembangunan infrastruktur RSMB yang melibatkan tokoh-tokoh nasional:
Gedung 5 tingkat RSMB diresmikan oleh almarhum Bapak Feisal Tanjung (Mantan Panglima ABRI) dan dihadiri oleh Bapak Amien Rais.
Pembangunan RSMB diketuai oleh almarhum Bapak Uu Rukmana. Proyek ini mendapatkan dukungan dan sumbangan dari tokoh nasional seperti almarhum Bapak Taufiq Kiemas, serta almarhum Bapak Juanda (Mantan Direktur PLN).
Gedung RSMB di Jalan Dewi Sartika, yang pembangunannya dipimpin oleh almarhum Bapak Uu Rukmana, peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Sekda Jawa Barat saat itu, Bapak Danny Setiawan, yang kelak menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.
2. Kiprah Politik dan Organisasi Buruh
Tidak hanya aktif di dunia medis, Dr. Danial juga dikenal sebagai penggerak massa dan pemikir politik. Di bidang ketenagakerjaan, beliau memimpin sebagai Ketua PD F SP Farkes (Farmasi dan Kesehatan) K-SPSI Provinsi Jawa Barat.
Di panggung politik praktis, Dr. Danial Malik Hadibrata tercatat sebagai salah satu tokoh pendiri partai di Jawa Barat bersama sahabatnya, Andai, dan tokoh lainnya. Kiprah politiknya pun sempat membawa beliau maju sebagai Calon Anggota DPR RI serta meramaikan bursa Calon Wali Kota Bandung.
3. Pelestari Budaya dan Organisasi Kesundaan
Kecintaan DR. Danial terhadap tanah kelahiran tercermin dari keterlibatannya yang mendalam pada organisasi kebudayaan Sunda. Beliau pernah menduduki posisi strategis sebagai:
Dewan Pengaping (Penasihat) Paguyuban Pasundan.
Pendiri POKUS.
Ketua Wargi Galuh dan Ketua Daya Sunda.
Salah satu momentum bersejarah yang diprakarsainya adalah mengusulkan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Pasundan. Gagasan besar ini disuarakan bersama seluruh elemen organisasi kesundaan, yang kemudian ditindaklanjuti dan dikelola secara formal pada masa pemerintahan Gubernur HR. Nuriana.
4. Syiar Keagamaan dan Pembangunan Masjid

Di bidang spiritual, Dr. Danial memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sarana ibadah di berbagai wilayah, antara lain:
Dipercaya sebagai Anggota Panitia Pembangunan Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat.Menjadi motor penggerak pembangunan Masjid di lingkungan RSMB.
Memimpin pembangunan Masjid At-Thariq sekaligus didaulat sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) pertama di masjid tersebut.
Mendirikan Masjid Al-Malik yang berlokasi di Pangandaran.
5. Rekam Jejak Perjuangan Sosial
Menutup paparan riwayat hidupnya, ditegaskan kembali bahwa DR. Danial adalah sosok pejuang lapangan yang berani. Bersama DPKTLS dan gerakan Jaga Seke, beliau berada di garis depan berjuang bersama masyarakat untuk melawan mafia tanah di kawasan Punclut, demi mempertahankan kelestarian alam dan hak-hak warga.
Perayaan hari jadi ke-77 ini menjadi bukti nyata bahwa Dr. Danial Malik Hadibrata, Sp.PK., M.M., adalah sosok paripurna yang mendedikasikan hidupnya untuk kesehatan, politik, budaya, agama, dan keadilan sosial di Jawa Barat. Semoga di usia yang ke-77 ini, beliau senantiasa dianugerahi kesehatan dan berkah yang melimpah untuk terus menginspirasi.
“Vicky Anugrah”



