SIP News, Bandung Barat — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 RSUD Cikalongwetan menjadi momentum bagi jajaran rumah sakit untuk memperkuat komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail dalam sambutannya menekankan pentingnya kedisiplinan tenaga medis, khususnya dokter spesialis, sekaligus mendorong RSUD Cikalongwetan untuk terus berbenah agar pelayanan semakin mudah diakses, cepat, ramah, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Jeje mengatakan, usia sembilan tahun bukan sekadar angka perjalanan sebuah rumah sakit, tetapi harus menjadi momentum evaluasi untuk melihat berbagai capaian sekaligus memperbaiki kekurangan yang masih ada.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-9 kepada RSUD Cikalongwetan. Semoga terus tumbuh dan berkembang menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Cikalongwetan dan sekitarnya,” ujar Jeje.
Menurutnya, pelayanan kesehatan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, ia secara khusus meminta agar jadwal pelayanan dokter spesialis diperhatikan dan dijalankan secara disiplin.
“Jangan sampai masyarakat datang dari jauh-jauh, tetapi kesulitan menemui dokter karena persoalan jadwal pelayanan. Saya minta jadwal pelayanan dokter spesialis diperhatikan,” tegasnya.
Jeje juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menerima berbagai masukan mengenai kebutuhan dan pengembangan RSUD Cikalongwetan. Masukan tersebut akan ditindaklanjuti secara bertahap sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.
Di sisi lain, keberadaan dr. H. Wishnu Pramulo Ady, M.H.Kes. sebagai Direktur RSUD Cikalongwetan menjadi bagian penting dalam upaya penguatan pelayanan rumah sakit tersebut. Sebagai pimpinan, Wishnu bersama jajaran manajemen terus didorong untuk memastikan arahan pemerintah daerah dapat diterjemahkan ke dalam peningkatan kualitas pelayanan di lapangan.
Kepemimpinan Direktur juga menjadi salah satu kunci dalam menjaga kekompakan seluruh unsur rumah sakit, mulai dari dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan, tenaga administrasi hingga jajaran manajemen. Jeje menegaskan, pelayanan kesehatan tidak mungkin berjalan optimal apabila hanya mengandalkan satu unsur.
“Tidak ada pelayanan yang dapat berjalan tanpa kerja sama. Dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan lainnya, tenaga administrasi, manajemen, serta seluruh unsur pendukung harus bergerak dalam satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Ia meminta seluruh jajaran RSUD Cikalongwetan menghadirkan pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga mengedepankan rasa nyaman, ketulusan, empati, dan nilai-nilai kemanusiaan kepada setiap pasien serta keluarganya. Hal tersebut sejalan dengan tantangan rumah sakit yang semakin kompleks, di mana selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, rumah sakit dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi dan sistem pelayanan kesehatan.

Jeje mengatakan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan terus mendorong penguatan fasilitas pelayanan kesehatan melalui digitalisasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan sarana dan prasarana, serta tata kelola rumah sakit yang transparan dan akuntabel.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Cikalongwetan yang selama ini telah memberikan dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat.
“Memberikan pelayanan kesehatan bukan pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan kesabaran, ketulusan, profesionalisme, dan semangat untuk terus belajar serta memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Dengan dukungan jajaran manajemen dan seluruh keluarga besar RSUD Cikalongwetan, rumah sakit diharapkan tidak hanya semakin maju dari sisi fasilitas dan teknologi, tetapi juga semakin kuat dalam membangun budaya pelayanan yang humanis. Jeje berharap RSUD Cikalongwetan ke depan mampu dikenal sebagai rumah sakit yang ramah dalam pelayanan, cepat merespons kebutuhan masyarakat, profesional dalam bekerja, dan tulus dalam memberikan pengabdian.
“Bukan hanya semakin besar, tetapi semakin baik. Bukan hanya semakin lengkap fasilitasnya, tetapi semakin humanis pelayanannya. Dan bukan hanya semakin maju rumah sakitnya, tetapi semakin besar manfaatnya bagi masyarakat,” kata Jeje.
Memasuki usia ke-9, RSUD Cikalongwetan di bawah kepemimpinan dr. H. Wishnu Pramulo Ady, M.H.Kes. diharapkan mampu menjadikan momentum tersebut sebagai energi baru untuk memperkuat pelayanan sekaligus menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Peringatan HUT ke-9 pun bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi pengingat bahwa keberadaan rumah sakit memiliki tanggung jawab besar untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Jeje Ritchie Ismail kembali menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh keluarga besar RSUD Cikalongwetan dan berharap rumah sakit tersebut semakin maju serta memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-9 RSUD Cikalongwetan. Semoga semakin maju, semakin profesional, semakin dipercaya masyarakat, dan semakin besar kontribusinya dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Bandung Barat yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya.
(Aad Subarja)



