SIP News, Bandung Barat – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa kental di Kabupaten Bandung Barat. Salah satu buktinya terlihat dari suksesnya pelaksanaan turnamen sepak bola perdana yang digelar di Lapangan Tumaritis, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (9/8/2026).
Kompetisi yang mengusung nama Piala Bergilir Hj.Pipih Supriati, S.E ini bukan sekadar ajang adu kemampuan di lapangan hijau. Acara ini sengaja dirancang sebagai wadah silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan antar relawan dan tim sukses inti Hj. Pipih Supriati, S.E., anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat yang tersebar di berbagai wilayah.
Pererat Silaturahmi Antar Timses Tiga Kecamatan

Hj. Pipih Supriati menjelaskan bahwa turnamen ini diselenggarakan secara tertutup, khusus diperuntukkan bagi lingkungan internal dan tidak dibuka untuk masyarakat umum.
“Hari ini kita mengadakan turnamen sepak bola perdana. Kegiatan ini khusus untuk timses dan relawan inti karena saya ingin menjalin silaturahmi dengan mereka. Ini adalah tim yang kemarin bersama-sama berjuang di pemilihan,” ujar Pipih Supriati saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
Turnamen perdana ini diikuti oleh perwakilan dari tiga wilayah kecamatan, yaitu Padalarang, Ngamprah, dan Saguling, dengan total enam klub sepak bola yang berlaga. Kompetisi ini dikhususkan untuk kategori usia 40 tahun ke atas.
Dalam pertandingan puncak yang berlangsung seru dan penuh semangat, Ciburuy Legend berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Relawan FC dengan skor 3-0 sekaligus meraih gelar juara pertama dan membawa pulang piala bergilir dan uang pembinaan
Melihat keberhasilan tim tersebut, Hj. Pipih Supriati menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada para pemenang. “Saya ucapkan selamat yang sebesar-besarnya kepada tim Ciburuy Legend yang telah berhasil meraih juara pertama. Semoga kemenangan ini menjadi awal semangat kebersamaan yang semakin kuat, dan bagi tim lainnya jangan berkecil hati, semangat tetap dijaga karena persaudaraan kita jauh lebih penting daripada hasil pertandingan,” ucapnya.
Program Berkelanjutan dan Sinergi Sosial

Ketua Panitia Pelaksana, Bob Qwartana, menyatakan antusiasme seluruh peserta sangat tinggi dan kegiatan ini menjadi pelengkap dari berbagai aksi nyata yang selama ini dijalankan Hj. Pipih Supriati.
“Kegiatan ini dimulai tahun ini dan akan digelar secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang. Ibu Pipih selama ini sudah rutin menjalin silaturahmi lewat kegiatan sosial dan keagamaan, tahun ini kami menambah satu program baru lewat bidang olahraga,” ungkap Bob.
Melalui konsep olahraga kemasyarakatan ini, diharapkan semangat persatuan antar anggota tetap terjaga. Terkait rencana ke depan, pihak panitia akan mengevaluasi kegiatan sebelum mempertimbangkan perluasan jangkauan ke tingkat kabupaten.
Hj. Pipih Supriati pun menyampaikan optimisme kompetisi ini akan terus berjalan dan berkembang. “Insyaallah ke depan kita akan mengadakan turnamen terbuka untuk umum, karena piala ini bersifat bergilir dan akan terus kita lestarikan,” pungkasnya.
(Aad Subarja)



