SIP News, Bandung Barat — Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, baru saja sukses menggelar perayaan Hari Santri Nasional yang dipusatkan di tingkat kecamatan. Acara meriah ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pondok pesantren, sekolah-sekolah umum, hingga jajaran pimpinan daerah setempat.

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 400 peserta ini diawali dengan upacara bersama Hari Santri. Kemeriahan berlanjut dengan digelarnya berbagai perlombaan bernuansa Islami, seperti lomba pidato, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), seni qasidah, adzan, serta festival hadroh yang diikuti dengan antusias oleh para santri dan pelajar.
Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Saguling
Sebagai puncak rangkaian acara, siang harinya diisi dengan kegiatan tasyakuran dan doa bersama dalam rangka Hari Santri ke-15. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh agama, para perintis, serta pejabat-pejabat di lingkungan Kecamatan Saguling guna memanjatkan doa bersama untuk kemajuan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pemangku kepentingan kecamatan, di antaranya unsur Danramil, Kapolsek, pimpinan Pondok Pesantren, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kantor Urusan Agama (KUA), para kepala sekolah, pimpinan Ponpes, serta perwakilan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD).
Melalui momentum ini, diharapkan ikatan ukhuwah islamiyah antara ulama dan umara di Kecamatan Saguling semakin erat. Sinergi yang kuat dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah kecamatan yang kini terus menunjukkan berbagai progress positif.
Peran Strategis Santri dalam Pembangunan
Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung konsep utama pembentukan generasi emas yang berdaya. Para santri di Kecamatan Saguling dinilai memiliki peran yang sangat nyata di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang keagamaan dan menuntut ilmu di pondok pesantren, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Prestasi membanggakan juga turut diraih oleh kafilah Kecamatan Saguling dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH), di mana kontingen Saguling berhasil menduduki peringkat tiga umum, meningkat dari pencapaian tahun sebelumnya di peringkat lima. Peningkatan prestasi ini menjadi kado istimewa sekaligus kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat dan para santri di Saguling.
Dengan terselenggaranya acara ini, pihak kecamatan berharap para santri dapat terus termotivasi untuk menjadi generasi yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi dalam membangun Kecamatan Saguling ke arah yang lebih baik.
“Vicky Anugrah”



