SIP News, Bandung Barat,- Pemerintah Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat terus mengawal penyaluran bantuan pangan (Bapang) beras alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026 agar tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Desa Jayamekar, Siti Hoeriyah, menyampaikan bahwa secara keseluruhan penerima manfaat bantuan ini berjumlah 1.934 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 26 RW di wilayahnya.
Penyelesaian Kendala Data dan Pemutakhiran KPM
Dalam proses pendistribusiannya, sempat ditemukan kendala administrasi berupa 200 data KPM yang sempat tidak menyertakan alamat jelas. Namun, melalui sinergi cepat antara pemerintah desa dan para ketua RT/RW setempat, data tersebut berhasil ditelusuri dan disinkronkan.
Penelusuran Data: Sebanyak 200 KPM yang sempat non-alamat kini telah terdata dengan baik dan dipastikan berada di wilayah Desa Jayamekar.
Aduan Warga (Desil 1–4): Warga miskin terdata pada Desil 1 hingga 4 yang belum menerima pencairan dapat melapor ke kantor desa. Pihak desa akan berkoordinasi dengan operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) untuk mengecek database dan mengupayakan pengajuan susulan.
Kuota Stabilitas: Jumlah penerima bantuan pada periode 3 bulanan ini tetap stabil di angka 1.934 KPM, senada dengan data alokasi pencairan bulan-bulan sebelumnya (1.936 KPM).
Keterlayakan Penerima dan Harapan Pemerintah Desa
Pihak Desa Jayamekar menekankan bahwa hasil verifikasi di lapangan menunjukkan para penerima bantuan pangan beras ini memang warga yang tergolong layak dan membutuhkan.
”Kami telah melakukan survei langsung ke lapangan untuk memastikan warga penerima memang berada di kondisi perekonomian yang layak dibantu. Bantuan beras ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan pangan sehari-hari, sehingga warga tidak perlu cemas terhadap keterjangkauan harga beras,” ujar Kepala Desa Jayamekar, Siti Hoeriyah.
Siti Hoeriyah menambahkan, harapan jangka panjang pemerintah desa adalah menurunnya angka penerima bantuan secara bertahap dari waktu ke waktu, yang menandakan adanya peningkatan kemandirian ekonomi dan berkurangnya angka kemiskinan di Desa Jayamekar.
“Vcky Anugrah”



