SIP News, Bandung Barat — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bandung Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) serta Gerakan Stop Boros Pangan di Hotel Narima Lembang, Kamis (3/9/2026). Rangkaian acara ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat yang dimulai dari tingkat keluarga.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat penting daerah dan instansi terkait, antara lain Perwakilan Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, unsur Forkopimda (Kapolres Cimahi, Komandan Kodim 0609 Cimahi, dan Kepala Kejaksaan Negeri Bale Bandung), serta jajaran pengurus TP PKK dari tingkat Kabupaten, 16 Kecamatan, hingga 165 Desa se-Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat, Dr. H. M. Lukmanul Hakim, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini didasari oleh UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, PP No. 17 Tahun 2015, Perda No. 11 Tahun 2022, serta DPA DKPP KBB Tahun Anggaran 2026.
“Sosialisasi ini dimaksudkan sebagai sarana edukasi dan penguatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan B2SA, sekaligus mendorong perilaku bijak dalam mengelola serta memanfaatkan pangan agar tidak terbuang sia-sia,” ujar Lukmanul Hakim saat menyampaikan laporan kegiatan.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif kader TP PKK hingga tingkat desa sangat vital. TP PKK dipandang sebagai mitra strategis pemerintah daerah yang berhadapan langsung dengan pemenuhan gizi dan pola konsumsi di dalam keluarga.
Acara yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun 2026 ini diikuti oleh sekitar 200 peserta, termasuk jajaran kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait. Selain sebagai wadah sosialisasi, ajang ini diharapkan mampu membangun komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat, aktif, dan produktif melalui pola makan yang berkualitas.
“Vicky Anugrah”



