Daerah  

Miris! Sudah Bertahun-Tahun, Akses Satu-satunya Jalan di Desa Cangkorah RW 08 KBB Masih Berupa Tanah

banner 468x60

SIP News, Batujajar, Bandung Barat – Kondisi akses jalan utama satu-satunya yang dilalui warga Desa Cangkorah RW 08, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat sungguh memprihatinkan. Hingga kini tahun 2026, jalan tersebut masih berupa tanah murni dan belum pernah sama sekali disentuh pembangunan dari pihak pemerintah.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris RW 08, Asep (40 tahun). Menurutnya, harapan warga untuk memiliki jalan yang layak terus tertunda meskipun pihak terkait sudah turun ke lokasi.

“Memang benar, akses jalan ini belum pernah tersentuh pembangunan hingga saat ini. Dua tahun terakhir, petugas dari dinas terkait sudah sempat meninjau lokasi, bahkan sudah dilakukan pengukuran untuk pembangunan Tembok Penahan Tanah dan Rabat Beton,” ujar Asep, Minggu (19/7/2026).

Ia pun menyampaikan rasa kecewa mendalam terkait janji yang belum ditepati. “Sekitar tahun 2024, Dinas PUTR KBB sudah turun memeriksa kondisi lapangan. Namun sampai sekarang, belum ada kepastian waktu kapan pembangunan akan dimulai. Kami sangat kecewa dengan janji-janji yang sampai saat ini belum terwujud,” tambahnya.

Asep dan seluruh warga memohon perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, khususnya dinas terkait dan Bupati, agar segera merealisasikan pembangunan jalan tersebut. Kondisi jalan yang licin saat musim hujan sangat dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan bagi siapa saja yang melaluinya.

“Kami meminta agar pemerintah tidak hanya sekadar berjanji dan menina-bobokan masyarakat, melainkan benar-benar bertanggung jawab menjalankan tugasnya. Apalagi pengukuran sudah dilakukan dan janji pembangunan rabat beton sudah disampaikan,” tegasnya.

Sebelum mengajukan permohonan ke Pemerintah Daerah KBB, Ketua RW 08 Rizal Iskandar bersama warga juga sudah meminta bantuan kepada Pemerintah Desa Cangkorah. Pihak Pemdes pun menyatakan usulan pembangunan tersebut sudah dimasukkan dalam Musrenbang tahun 2025, namun sampai pertengahan 2026 ini belum ada tanda-tanda pelaksanaannya.

(Redaksi)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *