SIP News, Bandung Barat – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LPPA) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, yang digelar pada Senin (29/6/2026). Sidang ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja keuangan daerah sekaligus memperkuat sinergi eksekutif dan legislatif.
Rapat dipimpin oleh pimpinan DPRD Kabupaten Bandung Barat dan dihadiri Bupati Jeje Ritchie Ismail, Wakil Bupati Asep Ismail, anggota DPRD, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan. Agenda berlangsung meliputi pembukaan, penyampaian nota pengantar LPPA, pandangan umum fraksi, jawaban Bupati, doa, hingga penutupan.
Dalam laporannya, Bupati Jeje menyebutkan realisasi pendapatan daerah mencapai Rp3.394.853.479.480 atau setara 98,58% dari target yang ditetapkan. Sementara realisasi belanja tercatat sebesar Rp3.267.407.817.371 atau 92,77% dari pagu anggaran sebesar Rp3,52 triliun.
“Pertanggungjawaban APBD adalah wujud transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola dana masyarakat untuk pembangunan dan kesejahteraan,” ujar Bupati Jeje.
Pencapaian lain yang menonjol adalah perubahan posisi anggaran: yang semula diproyeksikan defisit Rp78,23 miliar, justru berakhir dengan surplus Rp127,44 miliar. Hal ini mendorong Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) menjadi Rp205,67 miliar.
Secara neraca keuangan, total aset daerah per 31 Desember 2025 tercatat Rp5,059 triliun dan meningkat dibanding tahun sebelumnya, disertai penurunan kewajiban serta kenaikan ekuitas. Surplus operasional tercatat Rp274,40 miliar dan kondisi likuiditas daerah semakin kuat.
Prestasi utama lainnya adalah diperolehnya kembali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat atas Laporan Keuangan Tahun 2025. Opini ini menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah telah sesuai standar akuntansi pemerintah.
Bupati Jeje berharap pembahasan lebih lanjut bersama DPRD menghasilkan masukan konstruktif untuk memperbaiki kebijakan fiskal dan meningkatkan pelayanan publik.
“Keberhasilan ini adalah kerja bersama seluruh jajaran pemerintah dan dukungan masyarakat. Semoga menjadi motivasi mewujudkan Bandung Barat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.
(Aad Subarja)



