Daerah  

Bupati Jeje Ritchie Lepas 89 Calhaj Kloter KJT-29: Berharap Pulang Jadi Haji Mabrur, Titip Doa Kemajuan Bandung Barat

banner 468x60

SIP News,Bandung Barat – Sebanyak 89 Calon Jamaah Haji (Calhaj) yang tergabung dalam Kloter KJT-29 tahun 2026 / 1447 Hijriah resmi diberangkatkan dari Masjid Agung Ash-Shiddiq, kawasan Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, Rabu (13/5/2026). Keberangkatan para tamu Allah ini dilepas langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, dalam suasana haru dan penuh doa keberkahan.

Dalam momen pelepasan yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati Jeje Ritchie menyampaikan doa tulus bagi seluruh jemaah agar senantiasa diberikan kemudahan, kelancaran, serta kesehatan jasmani dan rohani selama menjalankan ibadah di Tanah Suci Makkah dan Madinah. Ia pun berharap seluruh rombongan bisa kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat, jumlah utuh tanpa kurang satu pun, serta pulang membawa predikat mulia Haji Mabrur.

“Saya doakan semoga semuanya diberikan kelancaran dan kesehatan sepanjang perjalanan dan beribadah. Bisa kembali ke Bandung Barat dengan keadaan sehat, lengkap jumlahnya, dan membawa amal ibadah yang diterima Allah SWT,” ujar Jeje kepada awak media di lokasi acara.

Selain mendoakan keselamatan para jemaah, Jeje juga menitipkan permohonan doa khusus kepada seluruh Calhaj yang akan berangkat. Ia meminta agar para tamu Allah ini turut mendoakan kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Bandung Barat, agar setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah senantiasa diberkahi, sukses, dan daerah ini senantiasa dijauhkan dari segala musibah maupun bencana.

Terkait lokasi pelepasan tahun ini yang dilaksanakan pertama kalinya di Masjid Agung Ash-Shiddiq, Jeje mengaku tidak menutup kemungkinan tempat ini akan kembali menjadi lokasi keberangkatan di tahun-tahun mendatang. Namun, hal itu tetap disesuaikan dengan jumlah jemaah yang akan diberangkatkan setiap tahunnya.

“Insya Allah ke depannya bisa kembali di sini, asalkan kapasitas memadai. Saat ini di masjid ini hanya mampu menampung sekitar 90 jemaah, jadi penyesuaian jumlah tetap menjadi pertimbangan utama,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Urusan Haji (Kemenhaj) Kabupaten Bandung Barat, Enjah Sugiarto, menjelaskan bahwa kuota keberangkatan haji tahun ini mengalami penurunan yang sangat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penurunan drastis ini merupakan dampak langsung dari perubahan kebijakan alokasi kuota nasional yang diterapkan Kementerian Haji dan Umrah.

Dijelaskan Enjah, sebelumnya pembagian kuota haji didasarkan pada proporsi jumlah penduduk muslim di setiap daerah. Karena Bandung Barat merupakan wilayah dengan mayoritas penduduk muslim, biasanya daerah ini mendapatkan alokasi cukup besar, rata-rata mencapai 1.066 hingga 1.228 orang per tahun. Namun mulai tahun ini, pemerintah pusat mengubah formula menjadi berbasis panjang antrean atau waiting list.

“Tahun lalu kami memberangkatkan 1.228 orang. Tapi tahun ini yang diberangkatkan hanya 89 orang saja. Perubahannya sangat besar karena aturan dasarnya sudah berbeda,” ungkap Enjah.

Kebijakan baru ini diterapkan demi pemerataan masa tunggu antar daerah di Indonesia. Pasalnya, terdapat kesenjangan yang sangat lebar, di mana ada daerah yang masa antreannya hanya sekitar 21 tahun seperti Bandung Barat, namun ada pula wilayah lain yang masa tunggunya mencapai 50 tahun. Tujuannya, agar calon jemaah yang mendaftar di tahun yang sama bisa berangkat di rentang waktu yang tidak terlalu jauh bedanya.

Lebih lanjut Enjah merinci, dari total 168 orang yang sebenarnya masuk daftar berhak berangkat dan lunas biaya haji tahun ini, hanya 107 orang yang menyelesaikan seluruh administrasi hingga tahap akhir. Dari jumlah itu, dikurangi lagi jemaah yang menunda keberangkatan karena alasan kesehatan, menunggu pendamping atau mahram, hingga yang melakukan mutasi ke daerah lain. Akhirnya, tersisa 89 orang yang sah dan siap diberangkatkan hari ini.

“Ada yang menunda karena kondisi kesehatan belum memadai, ada juga yang menunggu keluarga atau pendamping. Setelah dikurangi semua faktor itu, inilah jumlah akhir jemaah yang kita lepas hari ini,” tambahnya.

Keberangkatan 89 Calhaj Kloter KJT-29 ini menjadi langkah awal perjalanan ibadah panjang mereka. Seluruh rombongan dijadwalkan akan beristirahat dan persiapan akhir di Asrama Haji sebelum melanjutkan penerbangan menuju Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima. Semoga segala amal ibadah mereka diterima Allah SWT dan selamat kembali ke pangkuan keluarga serta masyarakat Bandung Barat.

 

Aad Subarja

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *