SIP News, Bandung Barat – Gerbong mutasi dan promosi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali bergerak dinamis. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, secara resmi mengambil sumpah jabatan terhadap 69 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) KBB, Senin (27/4/2026).
Langkah ini disebut sebagai manuver strategis untuk memastikan mesin birokrasi KBB tetap berlari kencang dan efektif dalam melayani kebutuhan masyarakat yang kian dinamis.
Dari total 69 personel yang dilantik, komposisi jabatan tersebar di berbagai sektor krusial, dengan rincian sebagai berikut:
– Jabatan Struktural: 3 Orang (terdiri dari 2 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan 1 Pejabat Administrator).
– Jabatan Fungsional: 17 Orang.
– Pengukuhan PNS: 26 Orang (pengangkatan dari status CPNS menjadi PNS).
– Tenaga Kependidikan: 23 Orang yang resmi mengemban tugas sebagai Kepala Sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan KBB.
Penempatan Berbasis Kompetensi
Dalam sambutannya, Bupati Jeje menekankan bahwa pengisian posisi ini bukan sekadar rutinitas administratif semata. Ia menegaskan pentingnya prinsip “The Right Man on the Right Place” atau menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat, berdasarkan kompetensi dan sistem merit.
“Setiap posisi adalah amanah. Saya ingin kinerja aparatur kita tidak hanya terlihat di atas kertas, tetapi memberikan hasil nyata yang dirasakan langsung oleh warga Bandung Barat,” ujar Jeje dengan tegas.
Ia juga memberikan sinyal kuat bahwa penataan birokrasi tidak akan berhenti di sini. Sejumlah jabatan yang masih kosong akan segera diisi melalui mekanisme yang transparan guna memperkuat responsivitas pelayanan publik di seluruh wilayah KBB.
Kepala Sekolah sebagai Agent of Change
Sorotan khusus diberikan Bupati kepada 23 kepala sekolah yang baru dilantik. Menurutnya, sekolah adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi masa depan Kabupaten Bandung Barat.
Bupati berharap para kepala sekolah baru ini mampu menjadi motor perubahan atau agent of change, terutama dalam menanamkan budaya disiplin dan menciptakan atmosfer belajar yang inspiratif bagi para siswa.
Komitmen Tata Kelola Bersih
Menutup rangkaian acara, Jeje Ritchie Ismail kembali mempertegas komitmen Pemkab Bandung Barat dalam mengimplementasikan manajemen ASN yang bersih dan profesional.
“Momentum hari ini adalah bagian dari janji kami untuk memperkuat tata kelola pemerintahan melalui sistem merit. Kita butuh birokrasi yang kuat, responsif, dan melayani dengan hati,” pungkasnya.
Aad Subarja



