Daerah  

Kabupaten Bandung Barat Gencarkan Sosialisasi Kebijakan untuk Wujudkan KBB Amanah

banner 468x60

SIP News, Lembang, Bandung Barat – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) semakin mempertegas komitmennya dalam mewujudkan visi KBB Amanah melalui serangkaian kegiatan sosialisasi kebijakan yang terstruktur dan komprehensif. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) KBB menjadi motor penggerak dengan menggelar acara yang mengintegrasikan isu-isu krusial seperti ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya, dengan fokus utama pada upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

 

Acara sosialisasi yang bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, serta Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika untuk Mewujudkan KBB Amanah” ini berlangsung pada hari Selasa, 2 Desember 2025, di Hotel Vipassana Lembang. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah, menunjukkan keseriusan Pemda KBB dalam menangani isu narkoba dan memperkuat ketahanan daerah.

 

 

Jaja, S.Sos., S.E., M.M., Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Bakesbangpol KBB, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari berbagai peraturan perundang-undangan yang menjadi landasan hukum bagi upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.

“Kegiatan ini adalah bentuk peran aktif Pemda KBB, khususnya Bakesbangpol, dalam memastikan bahwa kebijakan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika) serta penguatan ketahanan daerah dapat tersampaikan dan diterapkan di tengah masyarakat,” ujar Jaja.

 

Adapun landasan hukum yang mendasari kegiatan ini antara lain:

 

– Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).

– Peraturan Daerah (Perda) KBB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba di Bandung Barat.

 

Kehadiran Pejabat Tinggi dan Perwakilan Multisektor

 

Acara sosialisasi ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, yang menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap upaya pencegahan narkoba. Wakil Bupati KBB, Asep Ismail, hadir untuk memberikan arahan dan membuka acara secara resmi.

 

Selain itu, hadir pula AKBP Agus Widodo, S.SI, S.H., M.A.P., Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bandung Barat, Weda Wardiman, S.STP., M.Si., Kepala Bakesbangpol KBB, serta perwakilan dari Kapolres Cimahi. Mereka memberikan materi dan wawasan mengenai strategi dan langkah-langkah pencegahan narkoba kepada para peserta.

 

Para peserta sosialisasi berasal dari berbagai elemen masyarakat dan instansi kunci, antara lain:

 

– KASI DATRANTIP (Ketua Bagian Data, Rencana, dan Tata Pemerintahan).

– Petugas Ketetapan Penerimaan Umum.

– Para Kepala Desa.

– Tim Penggerak PKK Kecamatan.

– Anggota Forum Komunikasi IPAKI Al-Quran dan Tafsir Al-Quran dari seluruh KBB.

 

Kehadiran perwakilan multisektor ini diharapkan dapat menjadi “jembatan informasi” yang efektif dalam menyebarkan pengetahuan tentang bahaya narkoba dan langkah-langkah pencegahannya kepada masyarakat luas.

Kabid Kesatuan Bangsa, Jaja, menjelaskan bahwa untuk tahap awal, sosialisasi ini difokuskan pada penguatan pemahaman di wilayah Cisarua, Parongpong, dan Lembang. Materi utama yang disampaikan berpusat pada pengetahuan tentang bahaya narkoba, upaya deteksi dini, dan langkah-langkah pencegahannya.

 

“Target wilayah kami adalah Cisarua, Parongpong, dan Lembang. Mudah-mudahan ke depannya, program ini dapat diperluas hingga mencakup seluruh daerah pemilihan Perwakilan Rakyat Daerah (Per-dapil) di KBB,” harap Jaja.

 

Dengan konsolidasi ketahanan ekonomi, sosial, budaya, dan upaya pencegahan narkotika yang berkesinambungan, Pemda KBB optimis dapat mewujudkan Kabupaten Bandung Barat yang Amanah, kuat, dan bebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

 

tjandra

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *