Pertemuan 17 Komunitas Ojol Yang Ada di Bandung Barat, Siap Menjaga Keamanan dan Kondusifitas Wilayah

banner 468x60

SIP News, Bandung Barat,– Di tengah maraknya aksi unjuk rasa yang terjadi di berbagai daerah, komunitas ojek online (ojol) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyatakan sikap tegas untuk menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama DPRD KBB dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Saung Makan TnT. Jalan pasirhalang, Desa Cilame, Kec. Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Minggu (31/8/2025).

Pertemuan itu dihadiri 17 komunitas ojol yang ada di Bandung Barat, diantaranya FORKOM KBB, P24, KOBAR, LASKAR SASAJI, ATB, KUYA, KBMO, BRC, FBR, Stasiun Pdl, GBOL, MIDICI, WONN serta yang lainnya dan diterima langsung oleh Ketua serta Wakil Ketua DPRD KBB, didampingi unsur Forkopimda seperti Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra, Dandim 0609 Cimahi Letkol Inf Ratno, Sekda KBB Ade Zakir, Kasatpol PP, Kadishub, hingga Kepala Badan Kesbangpol.

Ketua Komunitas Online Bandung Barat (KOBAR), Apep, menegaskan bahwa forum ini menjadi momen penting untuk menyamakan pandangan sekaligus memperkuat komitmen menjaga situasi daerah tetap aman. “Kegiatan ini sangat penting untuk menyatukan pandangan. Kami sepakat bersama Forkopimda bahwa Bandung Barat harus tetap kondusif. Rekan-rekan ojol jangan sampai terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang di luar sana,” ujar Apep usai pertemuan ke awak media

Menurut Apep, pengemudi ojol tidak hanya berperan dalam aktivitas ekonomi sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban sosial.“Kami sudah komitmen dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Semoga langkah ini menjadi contoh bahwa ojol di Bandung Barat bisa menjadi bagian dari solusi, bukan masalah,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Apep juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah seorang pengemudi ojol, almarhum Affan Kurniawan.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya sahabat kami, almarhum Affan Kurniawan. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kilay selaku pembina OPANG MERAH PUTIH yang juga hadir dalam audiensi menyampaikan apresiasi atas langkah silaturahmi yang dilakukan komunitas ojol bersama pemerintah daerah dan Forkopimda. “Alhamdulillah kita bisa silaturahmi dengan Forkopimda KBB. Pendekatan seperti ini sangat luar biasa dan direspons baik. Saya sangat apresiasi sekali, apalagi sebelumnya sudah ada komunikasi intensif dengan pemerintah daerah melalui Dishub yang sering turun langsung ke lapangan,” tutur Kilay.

Ia menambahkan, pihaknya berharap seluruh pengemudi, baik dari ojol maupun ojek pangkalan, tetap waspada terhadap ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat luas. “Harapan saya di Bandung Barat, semua anggota ojol dan opang bisa tetap menjaga kondusifitas. Jangan sampai terprovokasi dengan ajakan-ajakan yang merugikan. Justru mari kita perkuat kebersamaan untuk daerah kita,” tegas Kilay.

Melalui forum ini, komunitas ojol Bandung Barat meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas daerah dengan mempererat komunikasi bersama pemerintah dan aparat keamanan.

( Tjandra / Vicky Anugrah)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *