Daerah  

Pelatihan Keterampilan Pembuatan Olahan Makanan Aneka Kue bagi IKM dan PEKKA Kabupaten Bandung Barat Tahun 2025

banner 468x60

SIP News, Ngamprah, Bandung Barat – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat sukses menyelenggarakan pelatihan keterampilan pembuatan olahan makanan aneka kue bagi Industri Kecil Menengah (IKM) dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PEKKA). Kegiatan ini berlangsung di Villa Pasundan, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat pada tanggal 19 November 2025. Pelatihan ini merupakan bagian dari sub kegiatan koordinasi, sinkronisasi, dan pelaksanaan pemberdayaan industri serta peran serta masyarakat.

 

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi para pelaku IKM dan anggota PEKKA dalam menciptakan berbagai jenis kue yang inovatif dan berkualitas. Diharapkan, peningkatan keterampilan ini dapat menghasilkan:

– Peningkatan Kualitas Produk: Peserta diharapkan mampu menghasilkan produk kue yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing tinggi.

– Diversifikasi Produk: Peserta dapat menciptakan variasi kue yang lebih beragam, sehingga menarik minat konsumen.

– Peningkatan Pendapatan: Peningkatan keterampilan dan diversifikasi produk diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pelaku IKM dan anggota PEKKA.

– Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Dengan berkembangnya IKM, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Kabupaten Bandung Barat.

Pelatihan ini diikuti oleh para pelaku IKM yang bergerak di bidang pengolahan makanan serta anggota PEKKA yang memiliki minat dan potensi dalam mengembangkan usaha pembuatan kue. Acara ini dihadiri oleh:

– Kepala Bidang Sarana dan Prasarana serta Pemberdayaan Industri: Regian Herlambang Agoeng, S.STP.

– Narasumber: Ati Yulianti dan Dianie Hadiyatie, yang merupakan ahli di bidang pembuatan kue dan pengembangan usaha.

Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting dalam pembuatan dan pemasaran kue, antara lain:

– Teknik Dasar Pembuatan Kue: Pengenalan bahan-bahan, alat, dan teknik dasar dalam pembuatan kue.

– Inovasi Resep Kue: Pengembangan resep kue dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal dan menciptakan rasa yang unik serta menarik.

– Higiene dan Sanitasi: Penekanan pada pentingnya menjaga kebersihan dan sanitasi dalam proses pembuatan kue untuk menghasilkan produk yang aman dan berkualitas.

– Pengemasan dan Pemasaran: Teknik pengemasan yang menarik dan strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pemanfaatan platform digital.

Dalam sambutannya, Regian Herlambang Agoeng, S.STP., menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai upaya strategis untuk meningkatkan daya saing IKM di Kabupaten Bandung Barat. Beliau berharap, para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha mereka.

Para narasumber, Ati Yulianti dan Dianie Hadiyatie, memberikan materi pelatihan dengan antusias dan interaktif, berbagi pengalaman, dan memberikan tips praktis dalam pembuatan kue yang berkualitas serta strategi pemasaran yang efektif.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan IKM dan pemberdayaan masyarakat. Pelatihan ini adalah salah satu bentuk nyata dukungan tersebut, dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan untuk mengembangkan usaha pembuatan kue mereka. Selain itu, diharapkan juga dapat memotivasi masyarakat lainnya untuk berani memulai usaha dan berkontribusi dalam memajukan perekonomian daerah. Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam pemberdayaan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

Aad Subarja

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *