Daerah  

Ngamprah Gelar Pra-Musrenbang RKPD 2027, Fokus pada Penguatan Ekonomi Daerah

banner 468x60

SIP News, Ngamprah, Bandung Barat – Pemerintah Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, telah melaksanakan Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Acara ini bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat desa sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Ngamprah pada hari kamis 12/2/2026 ini dihadiri oleh para kepala desa, operator desa, serta narasumber dari berbagai perangkat daerah terkait. Kehadiran perwakilan dari berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kecamatan Ngamprah dalam melibatkan seluruh pihak dalam proses perencanaan pembangunan.

Camat Ngamprah, Agnes Virganty, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pra-Musrenbang ini adalah tahapan krusial dalam proses perencanaan pembangunan daerah. “Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun usulan prioritas dari desa-desa sebagai dasar penyusunan program pembangunan Kabupaten Bandung Barat,” ujarnya. Agnes juga menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh peserta agar usulan yang diajukan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat.

Sebanyak 11 desa di wilayah Kecamatan Ngamprah turut serta dalam kegiatan ini, dengan antusias menyampaikan berbagai usulan program pembangunan. Tema pembangunan RKPD Tahun 2027 sendiri berfokus pada penguatan ekonomi dan daya saing daerah, dengan tujuan akhir pemerataan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, setiap usulan desa diharapkan selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Kepala Bidang Bapelitbangda Kabupaten Bandung Barat, Imam, menjelaskan bahwa usulan yang telah disampaikan akan dimusyawarahkan kembali di tingkat desa untuk menentukan skala prioritas. “Penentuan prioritas ini akan didasarkan pada kebutuhan masyarakat, baik di sektor infrastruktur, pertanian, peternakan, maupun pemberdayaan ekonomi lokal,” jelasnya. Usulan yang telah diprioritaskan kemudian akan diinput secara resmi dan ditetapkan melalui berita acara.

Pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan sendiri dijadwalkan berlangsung pada 18–27 Februari 2026 di masing-masing kecamatan. Forum ini merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang menjadi bagian penting dalam sistem perencanaan pembangunan nasional dan daerah.

Dengan terlaksananya Pra-Musrenbang ini, Pemerintah Kecamatan Ngamprah berharap proses perencanaan pembangunan Tahun 2027 dapat berjalan efektif, transparan, dan partisipatif. Seluruh program yang dirumuskan diharapkan benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Bandung Barat secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Aad Subarja

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *