SIP News. Bandung Barat,- Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat II, Dede Yusuf, melakukan kunjungan kerja ke Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat (KBB) di kantor DPRD KBB. Kunjungan ini menandai perhatian serius terhadap perkembangan daerah otonomi baru yang telah berusia 18 tahun tersebut.
Dalam kunjungannya, Dede Yusuf menyoroti tantangan yang dihadapi KBB dalam mengelola keuangan daerah. Ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ketergantungan yang tinggi pada transfer keuangan dari pusat, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih relatif rendah. “KBB, seperti daerah otonomi baru lainnya, masih menghadapi kendala dalam meningkatkan PAD,” ujarnya. “Belanja pegawai yang mencapai 60-70% dari APBD membuat anggaran pembangunan sangat terbatas.”

Untuk mengatasi hal ini, Dede Yusuf mendorong beberapa strategi. Pertama, peningkatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder. Kedua, optimalisasi potensi pajak daerah. “Bapenda harus lebih gigih dalam mengejar pajak,” tegasnya. Ketiga, penurunan rasio belanja pegawai hingga 50% untuk mengalokasikan lebih banyak anggaran pada pembangunan.
Lebih lanjut, Dede Yusuf menekankan pentingnya kolaborasi antar pemerintah daerah. Ia mencontohkan permasalahan aset PDAM yang masih dipegang oleh Kabupaten Bandung induk. “Setelah 18 tahun, seharusnya aset-aset tersebut sudah dikembalikan secara bertahap ke KBB,” katanya. “Jika tidak memungkinkan, kolaborasi yang efektif harus dibangun.”
Dede Yusuf juga menyoroti dampak ekonomi global terhadap keuangan daerah. “Kondisi ekonomi dunia yang kurang sehat berdampak pada keterlambatan pembayaran pajak, yang pada akhirnya mempengaruhi transfer keuangan ke daerah,” jelasnya. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menggali potensi daerah, baik pariwisata, infrastruktur, maupun pajak, untuk meningkatkan PAD KBB.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk lebih proaktif dalam mengelola keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dede Yusuf berharap DPRD KBB dapat berkontribusi dalam memberikan solusi dan pemikiran konstruktif untuk kemajuan KBB.
(Aad Subagja)



