SIP News, Padalarang, Bandung Barat 27 Desember 2025 -Setelah beberapa waktu bekerja keras, Pemerintah Desa Jayamekar di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, akhirnya menutup babak pembangunan rabat beton jalan desa yang menjadi tahap akhir dari rencana perbaikan total sekitar 4.500 meter jalan di seluruh wilayah desa. Proyek yang selesai ini bukan hanya sekadar tambahan infrastruktur, melainkan bukti komitmen nyata untuk meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan warga yang selama ini bergantung pada jalan sebagai tulang punggung aktivitas sehari-hari.
Bagian jalan yang baru dicor berukuran kurang lebih 215 meter, membentang menuju RW 10 Dusun 2 – salah satu dari lima RW yang ada di desa. Lebar jalan dirancang fleksibel, antara 3 hingga 4 meter, agar sesuai dengan kondisi medan dan kebutuhan masyarakat di sekitarnya. Yang menarik, proyek ini tidak menggunakan Dana Desa karena alasan pencairan yang tertunda, melainkan ditutupi oleh anggaran sebesar Rp195 juta dari BHPR (Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah) – bukti inisiatif pemerintah desa yang tidak menyerah meskipun menghadapi kendala keuangan.

“Alhamdulillah, ini yang terakhir. Kami tahu tantangan pencairan Dana Desa, tapi kepentingan warga harus didahulukan,” ungkap Kepala Desa Jayamekar, Siti Khoeriah, saat memberikan keterangan. Ia juga menekankan pentingnya peran warga dalam merawat jalan baru ini, mengingat kemungkinan pengajuan anggaran serupa di tahun mendatang belum pasti dapat direalisasikan.
Manfaat yang akan dirasakan tidak hanya sebatas kenyamanan berjalan. Sebagian besar warga Desa Jayamekar bekerja sebagai pedagang cobek batu – komoditas lokal yang menjadi andalan ekonomi mereka. Dengan jalan yang mulus dan lebar, kendaraan roda empat dapat masuk dengan lancar, sehingga proses jual beli dan distribusi cobek batu akan menjadi lebih efisien. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal dan memberdayakan ekonomi warga secara langsung.
Selain mendukung perekonomian, jalan rabat beton ini juga akan mempercepat mobilitas warga, baik untuk beraktivitas sehari-hari maupun mengakses fasilitas di luar desa. Tidak berhenti di situ, Pemerintah Desa Jayamekar juga telah merencanakan langkah berikutnya: memperbaiki drainase di sekitar jalan. Tujuannya adalah menjaga kualitas jalan agar lebih awet dan tahan terhadap cuaca buruk, sehingga manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka panjang.
“Insyaallah ke depan, bersama warga, kita akan fokus pada drainase. Kalau air bisa mengalir lancar, jalan tidak akan cepat rusak,” tambah Siti Khoeriah.
Selesainya proyek ini menandai langkah penting dalam pembangunan infrastruktur desa yang bertahap, berkelanjutan, dan selalu mengutamakan kebutuhan masyarakat. Dengan jalan yang baik, Desa Jayamekar berharap dapat meraih pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh.**
Chandra



