SIP News, Cihamplas, Bandung Barat – Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya dalam mendorong reformasi birokrasi dan integritas aparatur sipil negara (ASN) dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia). Acara diselenggarakan di halaman Kantor Kecamatan Cihamplas, Rabu (10/12/2025), puncaknya diwujudkan melalui kolaborasi gerakan pangan murah bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bandung Barat.
Dalam sambutannya, Ketua LAKI KBB Gunawan Rasyid menyebut acara ini memiliki makna sejarah karena LAKI KBB sendiri terbentuk di tempat yang sama pada 9 Desember dua tahun lalu. Ia juga tidak ragu menyentil rekam jejak kepemimpinan daerah yang “tidak mudah”, mengingat tiga pemimpin Bandung Barat berturut-turut terjerat masalah hukum.

“Kita mendukung penuh kebijakan rotasi jabatan yang sudah dilakukan di lima dinas besar – itu langkah penting untuk reformasi birokrasi,” kata Guras. sapaan akrab Gunawan Rasyid. Namun, ia memberikan catatan kritis: setiap rotasi harus dilengkapi tes narkoba, karena penyalahgunaan narkoba akan membuat kebijakan ASN bermasalah dan rentan korupsi.
Tak hanya berfokus pada pengawasan, LAKI KBB juga masih aktif melaporkan dugaan pelanggaran. Menurut Guras, saat ini ada oknum ASN eselon 2 yang sedang dilaporkan ke Kejaksaan, dan lembaga itu juga telah mendapatkan perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) setelah mendapat teror. Ia berencana menyambangi Kejaksaan Negeri Bandung Barat pekan depan untuk menindaklanjuti laporan.

Sebagai wujud kontribusi sosial, LAKI berkolaborasi dengan DKPP menggelar Gerakan Pangan Murah (Gapura Amanah) yang memberikan akses pangan strategis dengan harga terjangkau. “Kegiatan ini adalah bentuk bantuan kita untuk membantu menekan inflasi dan memudahkan masyarakat,” jelas Guras.
Kepala DKPP Kabupaten Bandung Barat, Dr. H. M. Lukmanul Hakim, M.Si, menyambut baik sinergi ini. “Insyaallah kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga dan dapat menekan laju inflasi di daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Cihampelas Agus Rudianto, S.Sos., mengapresiasi penyelenggaraan acara yang mengedepankan kepentingan langsung masyarakat.
Melalui dua kegiatan ini, LAKI KBB menunjukkan strategi ganda: mendorong pemerintahan yang bersih dari dalam melalui pengawasan integritas, sekaligus memberikan solusi langsung terhadap kesulitan ekonomi masyarakat melalui program pangan murah – upaya untuk membangun kepercayaan publik dan menjaga stabilitas sosial di Bandung Barat.
(Aad Subarja)



