Daerah  

25 Koperasi Baru Lahir di Bandung Barat, Pemerintah Bebaskan Semua Biaya Perizinan

oppo_2
banner 468x60

SIP News, Bandung Barat – Di tengah semangat memajukan ekonomi kerakyatan, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Barat telah menyelenggarakan Kegiatan Advokasi dan Fasilitasi Pendirian Koperasi di Gedung Serbaguna Tangkuban Perahu BPPMP, Desa Laksana Mekar, Kecamatan Padalarang, pada Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini dijadikan langkah strategis untuk memperkuat struktur ekonomi masyarakat melalui kelembagaan koperasi.

Acara yang diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, H. Asep Ismail, menandai kelahiran 25 koperasi baru. Di antaranya, 16 di antaranya adalah Koperasi PKK yang mewakili semua kecamatan di kabupaten, sedangkan 9 lainnya adalah koperasi masyarakat yang telah memenuhi syarat awal. Kehadiran kelompok ibu PKK dalam inisiatif ini menjadi momentum penting untuk menggerakkan perekonomian mulai dari tingkat keluarga hingga lingkungan sekitar.

 

Dalam pidatonya, Wakil Bupati menekankan kebijakan spesial yang menjadi daya tarik: seluruh proses perizinan koperasi difasilitasi secara GRATIS oleh pemerintah daerah. “Tujuan utamanya adalah agar masyarakat tidak terhambat oleh biaya administrasi saat ingin membentuk koperasi,” ujarnya. Dia juga menambahkan, “Koperasi ini bukan cuma formalitas, tapi wadah untuk meningkatkan kesejahteraan. Kita juga akan latih SDMnya agar pengelolaannya kuat dan berkelanjutan.”

Sementara itu, Kabid Koperasi, Aam R. Bahtiar, S.AP., M.KP., menjelaskan bahwa koperasi yang difasilitasi ini ditujukan untuk menjadi koperasi produsen yang mengembangkan produk unggulan lokal berdasarkan potensi daerah. “Hari ini, sebagian akta pendirian telah diserahkan secara simbolis kepada koperasi yang berkasnya lengkap. Ke depan, kami akan terus membina, memantau, dan melatih pengurus agar koperasi benar-benar bermanfaat bagi anggotanya,” jelasnya.

 

Dengan terbentuknya 25 koperasi baru, Dinas Koperasi dan UKM berharap dapat memperkuat gerakan ekonomi kerakyatan, mendorong kemandirian usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk selalu mendampingi koperasi agar tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, produktif, dan berdaya saing – bukti nyata layanan publik yang inklusif dan memberdayakan di seluruh Kabupaten Bandung Barat.

 

 

Aad Subarja

 

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *