Daerah  

SOSIALISASI PENCEGAHAN, PEMBERANTASAN, PENYALAHGUNAAN, DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN) BAGI MASYARAKAT DESA KERTAMULYA

banner 468x60

SIP News, Padalarang, Bandung Barat, – Dalam upaya memperkuat benteng pertahanan terhadap ancaman narkoba, Pemerintah Desa Kertamulya bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi masyarakat desa. Program tahunan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Acara ini dilaksanakan di aula Desa Kertamulya pada hari Rabu, 19 November 2025.

 

Kepala BNN Kabupaten Bandung Barat, AKBP Agus Widodo, S.Si., S.H., M.A.P., menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mencegah peredaran narkotika dan psikotropika. Beliau menekankan perlunya peran aktif pemerintah desa dalam membentuk satuan tugas (satgas) yang memiliki wewenang dan kemampuan untuk mengamankan wilayah dari ancaman narkoba.

“Peran serta masyarakat sangatlah penting untuk menutup celah-celah yang ada, seperti mengawasi kos-kosan, toko-toko, warung, dan tempat-tempat berkumpulnya anak muda. Tujuannya adalah untuk melindungi mereka agar tidak terpapar narkoba,” ujar AKBP Agus Widodo.

 

AKBP Agus Widodo menambahkan bahwa fenomena narkoba seperti gunung es, di mana masalah yang terlihat hanya sebagian kecil dari masalah yang sebenarnya. Ia juga menyoroti kasus-kasus yang baru-baru ini ditangani oleh BNN Kabupaten Bandung Barat, di mana banyak pelaku penyalahgunaan narkoba menggunakan obat golongan G seperti heksamer, tramadol, dan komik.

 

“Kami tidak akan menyepelekan celah-celah kecil yang ada. Jangan biarkan setitik bara menjadi api yang membesar,” tegasnya.

 

BNN Kabupaten Bandung Barat akan memilah kasus-kasus yang ada, di mana bandar dan kurir narkoba akan diproses secara hukum, sementara korban penyalahgunaan narkoba akan diupayakan untuk direhabilitasi. AKBP Agus Widodo juga menyampaikan bahwa rehabilitasi di BNN diberikan secara gratis sebagai upaya untuk melepaskan para korban dari ketergantungan narkoba.

“Kami terus bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah desa, untuk menggerakkan kesadaran masyarakat. Jangan menunggu sampai ditangkap, tetapi tumbuhkan kesadaran dari diri sendiri,” imbuhnya.

 

Dengan kolaborasi yang kuat antara masyarakat dan pemerintah, diharapkan Bandung Barat dapat terjaga dari ancaman narkoba. Desa yang kuat, kecamatan yang maju, dan wilayah Bandung Barat yang berjaya adalah tujuan yang ingin dicapai melalui upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba ini.

 

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang konkret dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba di Desa Kertamulya, serta memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan cara menghindarinya.

 

Aad Subarja

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *