SIP News, Ngamprah, Bandung Barat, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Komisi I melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Ngamprah pada 7 November 2025. Acara yang berlangsung di Aula Berakhlak Kecamatan Ngamprah ini dihadiri oleh sejumlah anggota dewan dari berbagai fraksi.
Anggota dewan yang hadir antara lain:
– Bapak Sandi Supyandi, (Dewan PKB, Dapil 4)
-Bapak Kamelia,S.Sos., (Dewan NasDem, Dapil 5)
– Bapak Liwa Ulhamdi, S.Pd.,M.M (Dewan Demokrat, Dapil 3)
– Bapak Asep Miftah Sofwan, S.Ag., (Dewan Golkar, Dapil 1)
– Bapak Riswanto, S.Pd.,M.I.Kom.,(Dewan PKS, Dapil 3)
– Bapak Endang Al Haetami, (Dewan PDI P, Dapil 4)
Dalam sambutannya, Camat Ngamprah, Agnes Virganty, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja ini. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan DPRD dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kecamatan Ngamprah.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran bapak dewan. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat Ngamprah, serta memperkuat kolaborasi kita dalam membangun wilayah ini,” ujar Camat Ngamprah.
Ketua Komisi I DPRD KBB, Sandi Supyandi, menyampaikan bahwa DPRD memiliki tugas dan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pelayanan dasar dan infrastruktur di seluruh kecamatan. Hal ini diungkapkan Sandi saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Ngamprah.
“Dengan tugas fungsi kita, pengawasan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintahan, bagaimana pelayanan dasar yang dilaksanakan di kecamatan berjalan dengan baik atau seperti apa, termasuk infrastruktur yang berada di kecamatan,” ujar Sandi.
Lebih lanjut, Sandi mengapresiasi prestasi yang telah dicapai oleh Kecamatan Ngamprah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Ia berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan dan ditularkan ke kecamatan-kecamatan lain.
“Saya juga melihat prestasi yang dicapai oleh Kecamatan Ngamprah yang luar biasa, yang sudah memberikan prestasi-prestasi baik tingkat kabupaten ataupun provinsi yang harus ditingkatkan dan ditularkan ke kecamatan-kecamatan lain,” ungkapnya.

Terkait kondisi bangunan kantor kecamatan yang sudah lama, Sandi menyatakan bahwa DPRD akan memikirkan upaya untuk memperbarui dan memberikan ikon baru bagi Kecamatan Ngamprah. Ia berharap, kantor kecamatan dapat menjadi ikon baru bagi KBB setelah 18 tahun memisahkan diri dari Kabupaten Bandung.
Sandi juga mengakui bahwa setiap kecamatan memiliki tantangan yang berbeda-beda. Di Kecamatan Ngamprah, meskipun memiliki prestasi yang baik, infrastruktur masih menjadi perhatian. DPRD akan berupaya memperjuangkan aspirasi masyarakat Ngamprah, terutama terkait perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya.
“Seperti di sini, di Ngamprah prestasinya baik, tetapi infrastrukturnya kurang baik. Itu juga kan menjadi tantangan yang harus kita perjuangkan di Legislatif itu sendiri karena kita juga menjadi fungsi penganggaran. Inilah yang harus diperjuangkan bahwa di Kecamatan Ngamprah memiliki aspirasi yang harus kita perjuangkan,” tuturnya.
Sandi mengajak masyarakat untuk terus peduli terhadap pemerintahan dan tidak takut untuk menyampaikan kritik dan inovasi. Ia berharap, masyarakat dapat menjadi mitra yang baik bagi pemerintah dalam membangun KBB yang lebih baik.
“Jadilah masyarakat yang baik dan terus peduli terhadap pemerintahan. Jangan pernah takut untuk mengkritik dan menyampaikan apa yang menjadi hal yang harus menjadi inovasi bagi pemerintah,” pungkasnya.
Aad Subarja



